-->

Bacaan Niat Sholat Doa Puasa Dan Artinya

Fadhilah Membaca Surat Yasin Ayat 9 36 58 82 83 Arab Latin Lengkap Artinya

Keterangan Umum Surah Yasin
Surah Yasin termasuk juga surah Makkiyah yang agung, terbagi dalam 83 ayat, surah dengan nomor urut 36 dalam Al-Qur’an. Ayat-ayatnya pendek serta begitu mengena di hati orang beriman. Kajian paling utama yaitu seperti kajian surah-surah Makkiyah biasanya, yakni bicara mengenai tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah serta karena beberapa orang yang mendustakannya. Problematika sebagai pokok paling utama dalam surah ini yaitu problem kebangkitan serta hari kiamat.

Keutamaan Surah Yasin
Pertama : Surah Yasin yaitu jantungnya Al-Qur’an

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata kalau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ لِكُلِّ شَىءٍ قَلبًا وَقَلبُ القُرآنِ يس َمَن قَرَأَ يس كَتَبَ اللَّهُ لَهُ بِقِرَاءَتِهَا قِرَاءَةَ القُرآنِ عَشرَ مَرَّاتٍ

“Segala suatu hal mempunyai jantung. Jantungnya Al-Qur’an yaitu surah Yasin. Siapa yang membaca surah Yasin, jadi Allah juga akan mencatat baginya seperti membaca Al-Qur’an sepuluh kali. ” (HR. Tirmidzi, no. 2887)

Ke-2 : Membaca surah Yasin pada seorang yang juga akan mati

Dari Ma’qil bin Yasar radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اقرَءُوا (يس) عَلَى مَوتَاكُم

“Bacakanlah surah Yasin pada seorang yang nyaris mati diantara kalian. ” (HR. Abu Daud, no. 3121 ; Ibnu Majah, no. 1448 ; An-Nasa’i dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, no. 1074)

Ke-3 : Keutamaan surah Yasin di baca pada malam hari serta saat masuk kubur

مَن قَرَأَ سُورَةَ (يس) فِي لَيلَةٍ أَصبَحَ مَغفُو�'رًا لَهُ

“Barangsiapa yang saat malamnya membaca surah Yasin, jadi dia juga akan diampuni saat pagi harinya. ”

مَن دَاوَمَ عَلَى قِرَاءَتِهَا كُلَّ لَيلَةٍ ثُمَّ مَاتَ مَاتَ شَهِيدًا

“Barangsiapa senantiasa membaca (Yasin) pada tiap-tiap malam, lalu dia mati, jadi dia mati dalam kondisi syahid. ”

مَن دَخَلَ المَقَابِرَ فَقَرَأَ سُورَةَ (يس) ، خُفِّفَ عَنهُم يَومَئِذٍ ، وَكَانَ لَهُ بِعَدَدِ مَن فِيهَا حَسَنَات

“Barangsiapa yang masuk kuburan serta membaca surah Yasin, jadi pada hari itu juga akan diringankan (siksa) mereka (beberapa penghuni pendam) serta dia juga akan memperoleh pahala sejumlah yang berada di dalamnya. ”
Ke-4 : Surah Yasin bergantung kemauan membacanya

Ada hadits yang berbunyi begini,

يس لِمَا قُرِئَت لَهُ

“Surah Yasin bergantung kemauan orang yang membacanya”.

Tujuannya yaitu kalau bacaan surah Yasin bisa penuhi kepentingan serta mempermudah masalah sesuai sama yang diniatkan saat membacanya.

17 Kelebihan Surat Yasin yang Luar Biasa
Surat yasin adalah surat ke-36 dalam Al-Quran serta terbagi dalam 83 ayat. Surat ini di turunkan di kota Mekkah, dikatakan sebagai surat Makkiyah. Kandungan surat yasin cukup luas, mencakup pokok-pokok keimanan, sinyal tanda kekuasaan Allah ta’ala, peringatan kematian, hari akhir, dan cerita perjuangan beberapa syuhada serta pendakwah.

Umumnya surat yasin seringkali di baca oleh orang-orang Indonesia. Terutama pada malam Jum’at. Diluar itu surat yasin juga di baca waktu tahlilan jika ada orang yang wafat dunia.

Sama dengan sebagian keutamaan serta kelebihan surat Al- Quran yang lain, seperti Keutamaan Surat Al Kautsar, Keutamaan Surat Al Mulk, Keutamaan Surat Al Kahfi, Keutamaan Ar Rahman, Keutamaan Ayat Seribu Dinar, Surat yasin juga mempunyai Fadhilah Surat Yasin yang mengagumkan. Nah, di bawah ini sebagian kelebihan surat yasin menurut islam :

Diampuni dosa-dosa
Fadhilah surat yasin yang pertama diterangkan dalam hadist kisah At Thabrani, di mana dijelaskan kalau seorang yang membaca surat yasin pada malam hari jadi esok paginya dosa-dosa orang itu juga akan diampuni.

“Siapa yang membaca (surat) Yasin saat malam hari dengan mengharap keridoan Allah jadi diampuni dosa-dosanya. ” (HR. At Thabrani serta Al-Bayhaqi, dari Abu hurairah ra).

Dipandang mati syahid
Dalam kisah At-Thabrani juga diterangkan kalau seorang yang teratur membaca surat yasin tiap-tiap malam jadi ia juga akan dipermudah ajalnya. Serta ia wafat dalam kondisi syahid.

“Barang siapa yang membiasakan membaca yasin tiap-tiap malam jadi tanpa ada terduga dia menjumpai ajalnya, jadi matinya dalam kondisi syahid. ” (HR. At- thobroni, dari pernyataan Anas bin malik).

Memudahkan semua masalah
Membaca surat yasin juga diakui bisa memudahkan beragam problem hidup, umpamanya problem hutang piutang, pertikaian, dsb.

“Barang siapa yang membaca surat yasin dari pagi hai, jadi pekerjaan dihari itu dimudahkan dengan kesuksesan, apabila membacanya di akhir satu hari jadi tugasnya sampai pagi hari selanjutnya juga akan dimudahkan juga. ” (Sunaan daarimi juz 2 halaman 549).

Memperoleh ketenangan hati
Membaca Al-quran sama seperti dengan berdizikir. Serta seorang yang perbanyak dizikir jadi hatinya juga akan tenang. Demikianlah keutamaan beberapa orang yang rajin membaca surat Yasin atau surat yang lain.

Allah Ta’ala berfirman : “ (yakni) beberapa orang yang beriman serta hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingat-ingatlah, cuma dengan mengingati Allah-lah hati jadi tenteram. ” (Ar-ra’ad : 28).

“Orang orang yang beriman hati mereka juga akan tenteram dengan mengingat allah SWT. ingat-ingatlah cuma dengan mengingatnya jadi hati jadi tenteram. ” (QS. Ar-ra’du : 28).



Terlepas dari siksa kubur
Siapa sich yg tidak takut juga akan siksa pendam? Cuma memikirkan saja telah dapat buat bulu kuduk merinding. Nah, fadhilah surat yasin yang mengagumkan dipercaya dapat memperingan kita dari siksa pendam yang mengerikan.

“Barang siap yang berkunjung ke makam seorang serta membacakan surat yasin jadi pada hari itu allah SWT memperingan siksa pendam mereka serta diberikannya kebaikan untuk beberapa penghuni pendam diperkuburan itu. ” (Tafsir Nur ats-tsagalayn 4/373).

Memudahkan sakaratul maut
Membaca surat yasin juga diakui bisa menolong sakaratul maut supaya lebih gampang. Seperti diterangkan dalam tafsir Al-Quran Al azhim :

“Membaca surat yasin disisinya mayat juga akan turunkan banyak rahmat serta barokah serta mempermudah keluarnya ruh. ” (Tafsir alqur’an Al-azhim 6/562 daran nassyr wat tauzi).

“Disunnahkan membaca surat yasin selain seorang yang tengah hadapi kematian. ” (Al – Majmu’syaih Al muhadzdzab 5/76 Dar’alim alkitab).

Tingkatkan keimanan
Jika kita membaca surat Yasin dengan mengerti berarti, jadi kita juga akan mengerti begitu besar keagungan Allah. Begitu mengerikannya kematian, serta bagaimana perjuangan beberapa pendakwah di waktu dulu untuk membela islam. Pastinya hal semacam ini dapat buat keimanan kita makin bertambah.

Semua hajat dipenuhi
Jika ada hasrat atau hajat yang diinginkan jadi dengan membaca surat yasin diyakni masalah juga akan dipenuhi oleh Allah Ta’ala. Seperti diterangkan dalam hadist :

“Barang siapa yang membaca surat yasin seutuhnya serta waktu menjangkau pada ayat 58 surat yasin itu diulang sejumlah 7 kali jadi allah SWT juga akan memudahkan serta mengabulkan hajatnya. ”

Menolong pengampunan supaya di terima Allah Ta’ala
“Barang siapa yang membaca surah yasin untuk memohon ridho Allah, jadi juga akan diampuni dosanya yang sudah kemarin. ” (Al-baihagy dalam sy’abil iman dan mu’qil bin yasar rabersanma kanzul aumal Juz 112629).


Peroleh pahala berlipat ganda
Dalam kisah At-Tirmidzi serta Ad-Darimi, mereka menerangkan kalau Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan kalau surat yasin yaitu jantung Al-quran. Serta siapa yang membaca Al-Quran juga akan diberi pahala sama dengan 10 kali membaca Al-Quran.

Memperoleh kemuliaan
Pada intinya tiap-tiap surat di Al-Quran itu baik. Dengan membaca Al-Quran dengan teratur, termasuk juga surat yasin jadi kita juga akan dimuliakan oleh Allah Ta’ala. Seperti diterangkan dalam hadist :

“Siapa yang membaca Al-Qur’an serta beramal dengan isi kandungannya, dianugerahkan ke-2 ibu bapaknya mahkota di hari kiamat. Cahayanya (mahkota) tambah baik dari sinar matahari di rumah-rumah dunia. Kalaulah sekian itu matahari ada di rumahmu (dipenuhi dengan sinarnya), jadi apa sangkaan anda pada yang beramal dengan adanya ini (al-Qur’an). ” (HR. Abu Daud).

Dipandang jadi keluarga oleh Allah Ta’ala
Rajin membaca Al-quran, termasuk juga surat yasin mempunyai kelebihan yang mengagumkan. Satu diantaranya juga akan dipandang keluarga oleh Allah Ta’ala. Seperti pemaparan dalam hadist shahih :

”Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kelompok manusia. ’ Beliau saw di tanya, ’Siapa mereka wahai Rasulullah. ’ Beliau saw menjawab, ’mereka yaitu Ahlul Qur’an, mereka yaitu keluarga Allah serta beberapa orang khusus-Nya. ” (HR. Ahmad serta Ibnu Majah).

Pemberi syafa’at di akhirat kelak
Dari shahabat Abu Umamah Al-Bahili radhiallahu ‘anhu, saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Bacalah oleh kalian Al-Qur`an. Karna ia (Al-Qur`an) akan tiba pada Hari Kiamat nantinya jadi pemberi syafa’at untuk beberapa orang yang rajin membacanya. ” (HR. Muslim).

Jiwa juga akan bersih
Teratur membaca Al-Quran bisa buat jiwa kita jadi bersih. Ini dapat dimisalkan laksana bunga yang beraroma harum. Pastinya kelebihan ini berlaku untuk semuanya surat dalam Al-Quran, termasuk juga yasin.

Dari shahabat Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu ‘anhu berkata, kalau Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Perumpaan seseorang mu`min yang rajin membaca Al-Qur`an yaitu seperti buah Al-Atrujah yang aromanya wangi serta rasa-rasanya enak. Perumpamaan seseorang mu`min yg tidak membaca Al-Qur`an yaitu seperti buah tamr (kurma) tak ada aromanya tetapi rasa-rasanya manis.

Perumpamaan seseorang munafiq tetapi ia rajin membaca Al-Qur`an yaitu seperti buah Raihanah yang aromanya wangi tetapi rasa-rasanya pahit. Sedang perumpaan seseorang munafiq yg tidak rajin membaca Al-Qur`an yaitu seperti buah Hanzhalah yg tidak mempunyai aroma serta rasa-rasanya juga pahit. ” (Al-Bukhari serta Muslim).

Berikan sinar di kegelapan
“Aku wasiatkan pada kalian supaya bertakwa pada Allah serta Al Qur’an sebenarnya ia yaitu sinar kegelapan, panduan di siang hari jadi bacalah dengan benar-benar. ” (HR. Baihaqi).

Peroleh pahala seperti orang bersedekah
“Orang yang membaca Al-Qur’an terang-terangan seperti orang yang bersedekah terang-terangan, orang yang membaca Al-Qur’an dengan tersembunyi seperti orang yang bersedekah dengan sembunyi. ” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi serta Nasa’i).

Peroleh sinar di hari kiamat
Dari Abu Hurairah ra berkata : “Bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Siapa yang medengar satu ayat dari pada Kitab Allah Ta’ala (al-Qur’an) ditulis baginya satu kebaikan yang berlipat-lipat. Siapa yang membacanya juga, baginya cahanya di hari kiamat. ”

Sekianlah sebagian kelebihan surat yasin dalam islam. Pada intinya, semuanya surat Al-Quran itu baik. Faedah membaca alquran dalam kehidupan dapat memudahkan semua masalah serta jadi penolong kita di akhirat nantinya. Tidak lupa juga kita harus mengamalkan rukun islam, rukun iman, peranan agama islam, serta Peranan Al-quran Untuk Umat Manusia.

Berikut bacaan surat yasin arab latin

1. Yā -Sīn

Yā -Sīn
2. Wal-Qur’āni Al-Ĥakīm

Demi Al-Qurán yang penuh hikmah
3. ‘Innaka Lamina Al-Mursalīn

Sungguh, engkau (Muhammad) adalah salah seorang dari rosul-rosul
4. `Alaá Şirāţin Mustaqīm

(yang berada) di atas jalan yang lurus
5. Tanzīlal-`Azīzir-Raĥīm

(sebagai wahyu) yang diturunkan oleh (Alloh), Yang Maha perkasa Maha Penyayang
6. Litundzira QawmāmmMā undzira Ābā’uHum FaHum Ghāfilūn

Agar engkau memberi peringatan kepada suatu kaum yang nenek moyangnya belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai
7. Laqad Ĥaqqal-Qawlu `Alaá AkthariHim FaHum Lā Yu’uminūn

Sungguh, pasti berlaku perkataan (hukuman) terhadap kebanyakan mereka, karena mereka tidak beriman
8. ‘Innā Ja`alnā Fī A`nāqiHim ‘Aghlālāan Fahiya ‘Ilaá Al-‘Adhqāni FaHum Muqmaĥūn

Sungguh, Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, karena itu mereka tertengadah
9. Wa Ja`alnā Min Bayni ‘Aydīhim Saddāaw Wa Min Khalfihim Saddāan Fa’aghshaynāhum Fahum Lā Yubşirūn

Dan Kami jadikan di hadapan mereka sekat (dinding) dan di belakang mereka juga sekat, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat
10. Wa Sawā’un `Alayhim A andhartahum Am Lam Tundhirhum Lā Yu’uminūn

Dan sama saja bagi mereka, apakah engkau memberi peringatan kepada mereka atau engkau tidak memberi peringatan kepada mereka, mereka tidak akan beriman juga
11. ‘Innamā Tundziru Manittaba`adz-zhikra Wa Khashiyar-Roĥmana Bil-Ghaybi Fabasysyirhu Bimaghfiratinwwa Ajrin Karīm

Sesungguhya engkau hanya memberi peringatan kepada orang-orang yang mau mengikuti peringatan dan yang takut kepada Tuhan Yang Maha Pengasih, walaupun mereka tidak melihat-Nya. Maka berilah mereka kabar gembira dengan ampunan dan pahala yang mulia
12. Innā Naĥnu Nuĥyi Al-Mawtaá Wa Naktubu Mā Qaddamū Wa Āthārahum Wa Kulla Syai’in ahşhaynāhu Fī ‘Imāmim Mubīn

Sungguh, Kamilah yang menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kamilah yang mencatat apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka (tinggalkan). Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab jelas (Lauh Mahfuz)

13. Wadhrib lahum matsalan ash-haabalqoryati idz jāahal mursaluuun

Dan buatlah suatu perumpamaan bagi mereka, yaitu penduduk suatu negeri, ketika utusan-utusan datang kepada mereka

14. Idz arsalnā ilayhimutsnayni fakadzdzabuuhumaa fa’azzaznaa bitsaalitsinn faqoolā innaa ilaykum mursaluun

(Yaitu) ketika Kami mengutus kepada mereka 2 orang utusan, kemudian mereka mendustakan ke-2 nya, kemudian Kami kuatkan dengan utusan yang ke-3 (utusan itu) berkata “sungguh, kami adalah orang-orang yang di utus kepadamu”

15. Qooluu mā antum illaa basyarum mitslunaa wamaa anzalrrohmaanu min syay in in antum illaa takdzibuuun

Mereka (penduduk negeri) menjawab “Kamu ini hanyalah manusia seperti kami, dan (Alloh) Yang Maha Pengasih tidak menurunkan sesuatu apapun, kamu hanyalah pendusta belaka”

16. Qooluu rabbunaa ya’lamu innā ilaykum lamursaluun

Mereka berkata “Tuhan ami mengetahui sesungguhya kami adalah utusan-utusan-Nya kepada kamu

17. Wamaa ‘alaynā illa lbalaaghulmubīn

Dan kewajiban kami hanyalah menyampaikan perintah Alloh dengan jelas

18. Qoolū innaa tathoyyarnaa bikum laillam tantahuu lanarjumannakum walayamassannakum minnaa ‘adzaabun alīm

Mereka menjawab “sesungguhnya kami bernasib malang karena kamu. Sungguh jika kamu tidak menyeru kami, niscaya kami rajam kamu dan kamu pasti akan merasakan siksaan yang pedih dari kami

19. Qooluu thõirukum ma’akum ain dzukkirtum bal antum qawmum musrifūn

Mereka (utusan-utusan) itu berkata “kemalangan kamu itu adalah karena kamu sendiri. Apakah karena kamu diberi peringatan? Sebenarnya kamua adalah kaum yang melampaui batas”

20. Wajā a min aqsholmadiinati rajuluy yas’aa qoola yaa qawmittabi’ul mursalīn

Dan datanglah dari ujung kota, seorang laki-laki dengan bergegas dia berkata “wahai kaumku! Ikutilah utusan-utusan itu

21. Ittabi’uu mal laa yas alukum ajrow wahum muhtadūn

Ikutilah orang yang tidak meminta imbalan kepadamu, dan mereka adalah orang-orang yang mendapat petunjuk

22. Wamaa liya lā a’budulladzii fatharanii wailayhi turja’uuun

Dan tidak ada alasan bagiku untuk tidak menyembah (Alloh) yang telah menciptakanku dan hanya kepada-Nya lah kamu akan dikembalikan

23. A-attakhidzu min duunihi aalihatan iy yuridni rrohmaanu bidhurril laa tughni ‘annii syafaa’atuhum syay-aw walaa yunnqidzuun

Mengapa aku akan menyembah tuhan-tuhan selain-Nya? Jika (Alloh) Yang Maha Pengasih menghendaki bencana terhadapku, pasti pertolongan mereka tidak berguna sama sekali bagi diriku dan mereka (juga) tidak dapat menyelamatkanku

24. Innii idzal lafii dholaalim mubiiin

Sesungguhnya jika aku berbuat begitu, pasti aku berada dalam kesesatan yang nyata

25. InnĪ aamanntu birobbikum fasma’uuun

Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhanmu, maka dengarkanlah (pengakuan keimanan)ku

26. Qiiladkhulil jannata qoola yaa layta qowmii ya’lamuuun

Dikatakan (kepadanya) “Masuklah ke surga”Dia (laki-laki) itu berkata

“Alangkah baiknya sekira kaumku mengetahui”

27. Bimaa ghofaro lii robbii waja’alanii minalmukromiiin

Apa yang menyebabkan Tuhanku memberi ampun kepadaku dan menjadikan aku termasuk orang-orang yang telah dimuliakan

28. Wamā annzalnaa ‘alaa qowmihii mimm ba’dihii minn junndim minassamāi wamaa kunnaa munnzilīn

Dan setelah dia (meningggal), Kami tidak menurunkan suatu pasukan pun dari langit kepada kaumnya, dan Kami tidak perlu menurunkannya

29. Inn kaanat illaa shoyhataw waahidatann faidzaa hum khoomidūn

Tidak ada siksaan terhadap mereka melainkan dengan satu teriakan saja, maka seketika itu mereka mati

30. Yaa hasrotan ‘alaa l’ibaadi maa ya’tiihim mir rosuulin illaa kaanuu bihi yastahziūn

Alangkah besar penyesalan terhadap hamba-hamba itu, setiap datang seorang rosul kepada mereka, mereka selalu mengolok-oloknya

31. Alam yarow kam ahlaknaa qoblahum minalquruuni annahum ilayhim laa yarji’ūn

Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat sebelum mereka yang telah kami binasakan. Orang-orang (yang telah Kami binasakan) itu tidak ada yang kembali kepada mereka

32. Wainn kullul lammaa jamii’ul ladaynaa muhdorūn

Dan setiap (umat), semuanya akan dihadapkan kepada Kami

33. Wa aayatul lahumul ardhul maytatu ahyaynaahaa waakhrojnaa minhaa habbann faminhu ya’kulūn

Dan suatu tanda (kebesaran Alloh) bagi mereka adalah bumi yang mati (tandus). Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka dari (biji-bijian) itu mereka makan

34. Waja’alnaa fiihaa jannaatim min nakhiiliw wa-a’naabiw wafajjarnaa fiihaa minal’uyūn

Dan Kami jadikan padanya di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur dan Kami pancarkan padanya beberapa mata air

35. Liya’kuluu minn tsamarihi wamaa ‘amilathu aydiihim afalaa yasykurūn

Agar mereka dapat makan dari buahnya, dan dari hasil usaha tangan mereka. Maka mengapa mereka tidak bersyukur?

36. Subhaanalladzii khalaqol azwaaja kullahaa mimmaa tummbitul ardhu wamin anfusihim wamimmaa laa ya’lamūn

Mahasuci (Alloh) yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui

37. Waaayatul lahumullaylu naslakhu minhunnahaaro fa-idzaa hum muzhlimūn

Dan suatu tanda (kebesaran Alloh) bagi mereka adalah malam, Kami tanggalkan siang dari malam itu,maka seketika itu mereka (berada dalam) kegelapan

38. Wasysyamsu tajrii limustaqarril lahaa dzaalika taqdiiru l’aziizi l’aliim

Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Alloh) Yang Maha Perkasa, Maha Mengetahui

39. Walqomaro qoddarnaahu manaazila hattaa ‘aada kal’urjuuni lqodīm

Dan telah kami tetapkan tempat peredaran bagi bulan, sehingga setelah ia sampai ke tempat persaran yang terakhir kembalilah ia seperti bentuk tandan yang tua

40. Laa sysyamsu yammbaghii lahaa an tudrikal qomaro walaallaylu saabiqu nnahaari wakullunn fii falakiy yasbahūn

Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Masing-masing beredar pada garis edarnya

41. Wa aayatul lahum annaa hamalnaa dzurriyyatahum fiilfulkil masyhūn

Dan suatu tanda (kebesaran Alloh) bagi mereka adalah bahwa Kami angkut keturunan mereka dalam kapal yang penuh muatan

42. Wakhalaqnaa lahum mim mitslihi maa yarkabūn

Dan Kami ciptakan (juga) untuk mereka (angkutan lain) seperti apa yang mereka kendarai

43. Wa-in nasya’nughriqhum falaa shoriikho lahum walaa hum yunqodzūn

Dan jika Kami menghendaki, Kami tenggelamkan mereka. Maka tidak ada penolong bagi mereka dan tidak (pula) mereka diselamatkan

44. Illaa rahmatam minnaa wamataa’an ilaa hīn

Melainkan (kami selamatkan mereka) karena rahmat yang besar dari Kami dan untuk memberikan kesenangan hidup sampai waktu tertentu

45. Wa-idzaa qiila lahumuttaquu maa bayna aydiikum wamaa kholfakum la’allakum turhamūn

Dan apabila dikatakan kepada mereka “Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu (di dunia) dan azab yang akan datang (akhirat) agar kamu mendapat rahmat”

46. Wamaa ta’tiihim min aayatim min aayaati rabbihim illaa kaanuu ‘anhaa mu’ridhiin

Dan setiap kali suatu tanda dari tanda-tanda (kebesaran) Tuhan datang kepada mereka, mereka selalu berpaling darinya

47. Wa-idzaa qiila lahum anfiquu mimmaa rozaqokumulloohu qoolalladziina kafaruu lilladziina aamanuu anuth’imu mal law yasyaaullaahu ath’amahu in anntum illaa fii dholaalim mubīn

Dan apabila dikatakan kepada mereka “infakanlah sebagian rezeki yang diberikan Alloh kepadamu” orang-orang yang kafir itu berkata kepada orang-orang yang beriman “apakah pantas kami memberi makan kepada orang-orang yang jika Alloh menghendaki Dia akan memberinya makan? Kamu benar-benar dalam kesesatan yang nyata”

48. Wayaquuluuna mataa haadzaalwa’du inn kunntum shoodiqīn

Dan mereka (orang-orang kafir) berkata “kapan janji (hari berbangkit) itu terjadi jika kamu orang-orang yang benar?”

49. Maa yanzhuruuna illaa shoyhataw waahidatann ta’khudzuhum wahum yakhishshimūn

Mereka hanya menunggu satu teriakan, yang akan membinasakan mereka ketika mereka sedang bertengkar

50. Falaa yastathii’uuna tawshiyataw walā ilā ahlihim yarji’ūn

Sehingga mereka tidak mampu membuat suatu wasiat dan mereka (juga) tidak dapat kembali kepada keluarganya

51. Wanufikho fii shshuuri faidzaa hum minal ajdaatsi ilaa robbihim yansilūn

Lalu ditiuplah sangkakala, maka seketika itu mereka keluar dari kuburnya (dalam keadaan hidup), menuju kepada Tuhannya

52. Qooluu yaa waylanaa mam ba’atsanaa mim marqadinaa haadzaa maa wa’ada rrohmaanu washodaqal mursalūn

Mereka berkata “celakalah kami! siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur kami (kubur)?” inilah yang dijanjikann (Alloh) Yang Maha Pengasih dan benarlah rosul-rosul-Nya

53. Inn kaanat illaa shoyhataw waahidatann fa-idzaa hum jamii’ul ladaynaa muhdarūn

Teriakan itu hanya sekali saja, maka seketika itu mereka semua dihadapkan kepada Kami (untuk dihisab)

54. Falyawma laa tuzhlamu nafsun syayaw walaa tujzawna illaa maa kuntum ta’malūn

Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikitpun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan

55. Inna ashhaabaljannati lyawma fii syughulinn faakihūn

Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang dalam kesibukan (mereka)

56. Hum waazwaajuhum fii zhilaalin ‘alal arõiki muttakiūn

Mereka dan pasangan-pasangannya berada dalam tempat yang teduh, bersandar di atas dipan-dipan

57. Lahum fiihaa faakihatuw walahum maa yadda’ūn

Di surga itu mereka memperoleh buah-buahan dan memperoleh apa saja yang mereka inginkan

58. Salaamunn qawlam min robbin rohīm

(Kepada mereka dikatakan) “salam”, sebagai ucapan dari Tuhan Yang Maha Penyayang

59. Wamtaazulyawma ayyuhalmujrimūn

Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir) “berpisahlah kamu dari (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, wahai orang-orang yang berdosa”

60. Alam a’had ilaykum yaa banii aadama allaa ta’budusysyaythoona innahu lakum ‘aduwwun mubīn

Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu”

61. Waani’buduunii haadzaa shiroothum mustaqīm

Dan hendaklah kamu menyembah-Ku, inilah jalan yang lurus

62. Walaqad adholla minnkum jibillann katsiiran afalam takuunuu ta’qilūn

Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu, maka apakah kamu tidak mengerti?

63. Haadzihi jahannamullatii kunntum tuu’adūn

Inilah (neraka) Jahanam yang dahulu telah diperingatkan kepadamu

64. Ishlawhalyawma bimaa kunntum takfurūn

Masuklah ke dalamnya pada hari ini karena dahulu kamu mengingkarinya

65. Alyawma nakhtimu ‘alā afwaahihim watukallimunā aydiihim watasyhadu arjuluhumm bimaa kaanuu yaksibūn

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka, tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan

66. Walaw nasyāu lathomasnaa ‘alā a’yunihim fastabaqu shshirootho fa-annaa yubshirūn

Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami hapuskan penglihatan mata mereka, sehingga mereka berlomba-lomba (mencari) jalan. Maka bagaimana mungkin mereka dapat melihat?

67. Walaw nasyāu lamasakhnaahum ‘alaa makaanatihim famaa stathaa’uu mudhiyyaw walaa yarji’ūn

Dan jika Kami menghendaki, pastilah Kami ubah bentuk mereka di tempat mereka berada, sehingga mereka tidak sanggup berjalan lagi dan juga mereka tidak sanggup kembali

68. Waman nu’ammirhu nunakkis-hu filkholqi afalaa ya’qilūn

Dan barang siapa Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal kejadian (nya). Maka mengapa mereka tidak mengerti?

69. Wamaa ‘allamnaahu sysyi’ro wamaa yammbaghii lahu in huwa illaa dzikruw waqur-aanum mubīn

Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah pantas baginya. Al-Qurán itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang jelas

70. Liyundziro mann kaana hayyaw wayahiqqolqawlu ‘alaalkaafir īn

Agar dia (Muhammad) memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup (hatinya) dan agar pasti ketetapan (azab) terhadap orang-orang kafir

71. Awa lam yaraw annaa kholaqnaa lahum mimmaa ‘amilat aydiinā an’aamann fahum lahaa maalikūn

Dan tidaklah mereka melihat bahwa Kami telah melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya?

72. Wadzallalnaahaa lahum faminhaa rokuubuhum waminhaa ya’kulūn

Dan Kami menundukkannya (hewan-hewan itu) untuk mereka, lalu sebagiannya untuk menjadi tunggangan mereka dan sebagian untuk mereka makan

73. Walahum fiihaa manaafi’u wamasyaaribu afalaa yasykurūn

Dan mereka memperoleh berbagai manfaat dan minuman darinya. Maa mengapa mereka tidak bersyukur?

74. Wattakhodzuu min duunillaahi aalihatal la’allahum yunnshorūn

Dan mereka mengambil sesembahan selain Alloh agar mereka mendapat pertolongan

75. Laa yastathii’uuna nashrohum wahum lahum jundun muhdhorūn

Mereka (sesembahan) itu tidak dapat menolong mereka, padahal mereka itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga (sesembahan) itu

76. Falaa yahzunnka qowluhum innaa na’lamu maa yusirruuna wamaa yu’linūn

Maka jangan sampai ucapan mereka membuat engkau (Muhammad) bersedih hati. Sungguh, Kami mengetahui apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka nyatakan

77. A wa lam yarol-innsanu anna khalaqnahu min nutfatinn fa idzaa huwa khosimum mubīn

Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata

78. Wa dhoroba lana matsalaw wa nasiya kholqoh, qoola may yuhyil-izhooma wa hiya ramīm

Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami dan melupakan asal kejadiannya, dia berkata “siapakah yang dapat menghidupkan tulang-tulang yang telah hancur luluh?”

79. Qul yuhyiihal ladziiii ann syaahaaa awwala marroh, wa huwa bi kulli kholqin ‘aliiim.

Katakanlah (Muhammad) “yang akan menghidupkan ialah (Alloh) yang menciptakannya pertama kali . Dan Dia Maha mengetahui tentang segala mahluk

80. Innamaa ja’ala lakum minasy syajaril akhdhori naaronn faidzaa anntum minhu tuuqiduun.

Yaitu (Alloh) menjadikan api untukmu dari kayu yang hijau, maka seketika itu kamu nyalakan (api) dari kayu itu

81. Awa laysalladzii kholaqossamaawaati wal-ardho biqoodirin ‘alaa ayyakhluqo mitslahum balaa wahuwal khollaaqul ‘alīm

Dan bukanlah (Alloh) yang menciptakan langit dan bumi, mampu menciptakan kembali yang serupa itu (jasad mereka yang sudah hancur itu)? Benar, dan Dia Maha Pencipta, Maha Mengetahui

82. Innamā amruhu idzā arooda syay-an ay yaquula lahu kunn fayakūn

Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya “Jadilah!” maka jadilah sesuatu itu

83. Fasubhaanalladzii biyadihii malakuutu kulli syayiw wailayhi turja’ūn

Maka Mahasuci (Alloh) yang di tangan-Nya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nya kamu dikembalikan.

Keutamaan Bacaan Ayat kursi arab latin lengkap Dan maknanya

bacaan ayat kursi arab latin lengkap Dan maknanya

Keutamaan Ayat Kursi dalam Kehidupan di Dunia serta Akhirat
Ayat adalah satu diantara ayat didalam al quran yang mempunyai keutamaan yang besar, ayat ini memberitahukan kita juga akan kuasa Allah Ta'ala pada semua makkhluknya yang berada di langit serta di bumi dan di antara keduanya. Serta pada kesempatan ini mari kita tekuni sedikit mengenai apa sajakah keutamaan ayat kursi ini.
Kesempatan ini kita juga akan membasah 4 keutamaan ayat kursi yang seringkali kita dengar serta kita baca. Di bawah ini uraiannya.

1. Ayat Yang Jadi Salah Satu Sebab Kita Masuk Surga

Satu diantara hadits yang memberikan juga akan hal semacam ini yaitu satu haadits yang diriwayatkan oleh an-nasa'i, di bawah ini makna hadits itu.
Berarti : Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, " Siapa yang membaca Ayat Kursi sesudah usai dari shalat, jadi tidak ada yang bisa menghalanginya untuk masuk surga terkecuali kematian " (HR. An Nasa-i, dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani).
Dari hadits di atas sangatlah terang bahwasannya seorang itu akan tidak terhambat untuk masuk surga jika membaca ayat ini. Alangkah bahagianya bila kita senantiasa di beri peluang selalu untuk membaca ayat mulia ini sehari-harinya.

2. Bacaan Dzikir Untuk Perlindungan Dari Masalah Jin Serta Setan

Bacaan yang enteng untuk disampaikan ini mempunyai satu diantara keutamaan dahsyat yakni bisa membentengi seorang dari masalah jin serta syaiton yanh akan menggangu kita, pastinya perlindungan itu bukanlah datang dari ayat ini tetapi Allah Azza Wa Jalla lah yang melindungi kita lewat ayat ini. Dalam satu hadits kisah bukhari di terangkan yang berarti.

" Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, " Jika anda mendatangi tempat tidur (di saat malam hari), bacalah Ayat ini (ayat Kursi), pasti Allah juga akan senantiasa melindungi engkau serta setan akan tidak mendekati engkau sampai saat pagi tiba " (HR. Al-Bukhari).

Diluar itu juga kita dapat membaca ayat kursi ini dalam dzikir pagi serta petang karna ayat ini adalah satu diantara bacaan di saat dzikir pagi serta sore hari.

3. Ayat Kursi Adalah Ayat Yang Lebih Agung Dari Langit Serta Bumi.

Mengapa ayat ini lebih agung daripada langit serta bumi, walau sebenarnya kalimatnya sedikit?

Jangan sampai sekali kali menyepelekan pengucapan Allah Azza Wa Jalla lewat kitab Al Quran. Karna Al-Quran adalah panduan yang tak ada keragu-raguan didalamnya (al-baqarah : 2).

Dari point ke 3 ini ada satu diantara hadits yang mengatakan penyebeb ayat ini lebih agung daripada langit serta bumi yang disebut ciptaan Alllah. Di bawah ini berarti.

" Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, " Tidak Allah membuat langit serta bumi lebih dari agungnya Ayat Kursi (karna didalam ayat kursi itu sudah meliputi Nama serta Karakter Allah) "

Sufyan ats-Tsauri berkata, " Sebab ayat kursi adalah (satu diantara) kalamullah (pengucapan Allah), sedang kalamullah (pengucapan Allah) itu lebih agung dari ciptaan Allah yang berbentuk langit serta bumi " (HR. At-Tirmidzi)

Dari hadits di atas sangatlah terang bahwasannya ayat ini adalah ayat yang agung sekali.

4. Ayat Yang Agung

Ayat kursi adalah ayat yang agung seperti keterangan pada point ke 3 diatas, tetapi ada satu hadits yang memperkuat hal itu, yaitu pengucapan Ubay Bin Ka'ab Waktu di bertanya oleh Rosullullah Shallalahu'alaihi wa sallam di bawah ini.

Rosullullah Shallallahu'alai wa sallam ajukan pertanyaan pada ubay bin ka'ab ; " Ayat mana yang paling agung dalam kitabullah? " Ubay bin ka'ab menjawab, " Ayat kursi. " Jadi Rosullullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menepuk dada Ubay lantas berkata, " Wahai Abu Mundzir, mudah-mudahan engkau berbahagia dengan pengetahuan yang engkau punyai. " (HR. Muslim).

Berikut Bacaan Ayat Kursi Lengkap Arab Dan Latinnya


اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Ayat Kursi dalam bentuk huruf latin :

ALLAHU LAA ILAAHA ILLA HUWAL HAYYUL QAYYUMU. LAA TA’KHUDZUHUU SINATUW WA LAA NAUUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDHI. MAN DZAL LADZII YASFA’U ‘INDAHUU ILLAA BI IDZNIHI. YA’LAMU MAA BAINA AIDIIHIM WA MAA KHALFAHUM. WA LAA YUHITHUUNA BI SYAI-IN MIN ‘ILMIHII ILLAA BI MAASYAA-A. WASI’A KURSIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDHA. WA LAA YA-UDHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ‘ALIYYUL AZHIIM

Terjemahan Indoneisa Ayat Kursi

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Terjemahan English Ayat Kursi

Allah , there is no god (worthy of worship ) but He , the Living, the Eternal slumber ( creature - his ) ; Neither slumber nor sleep . Belonging - things in heaven and in earth . No one can intercede with Allah without permission - Him? God knows what - what's in front of them and behind them , and they do not know what - what of His knowledge except what He - He. Seat embraces the heavens and the earth . And God does not feel heavy preserving them , and Allah Most High, Most Great.

Adapun keutamaan ayat kursi yang lainnya seperti kisah berikut ini
Satu hari setan berlarian semuanya menuju iblis. Mereka kepanasan serta ketakutan. Lantas iblis mencari tahu, ada apa kiranya? Mengapa anak buahnya pada kepanasan serta berlarian? Rupanya, setan berlarian bak cacing kepanasan karna pada hari itu Ayat Kursi di turunkan. Bukan hanya setan yang berlarian pada hari itu, rupanya raja-raja zalim juga bergelimpangan karna terjatuh dari kedudukan mereka. Berikut dahsyatnya kemampuan Ayat Kursi. Hayati, tekuni, tadabburi, serta amalkan. Anda juga akan rasakan kedahsyatannya dengan kepercayaan.

Utsman bin Affan diberi karunia berbentuk kekayaan. Dia di kenal kaya raya di kelompok beberapa teman dekat. Dia mengerti, kalau setan itu tidak sukai bila ada orang yang berilmu serta mengamalkan ilmunya. Setan juga tidak sukai bila ada orang yang miliki harta lantas dilimpahkan ke jalan Allah. Utsman tahu, tidak cuma setan yang membenci harta-harta yang dilimpahkan di jalan-Nya namun termasuk juga jin serta kelompok manusia pelit serta pendengki.

Maka dari itu bila satu hari muncul rasa khawatirnya, Utsman membaca Ayat Kursi. Bila Utsman saja mengerjakannya, mengapa ummat saat ini tidak mengamalkannya? Bila memanglah muncul rasa cemas dalam kehidupan kita, baiknya baca Ayat Kursi lantas dihayatinya. Tidaklah perlu orang tahu kita tengah baca Ayat Kursi dimana kita ada, cukup Allah yang tahu. Tidaklah perlu membakar kemenyan terlebih menghidangkan sajian lantas dibacakan doa-doa. Karna malah itu yang disenangi jin.

Usir semuanya bangsa jin serta setan yang senantiasa mengganggu fikiran serta jiwa kita dalam melaksanakan ibadah kepada-Nya. Usir rasa waswas yang selalu diembuskan oleh setan yang selalu kirim rasa cemas serta takut kehilangan harta, takut tidak memperoleh rejeki, cemas dengan harta bendanya, cemas dengan keadaan keluarga, hingga itu yang melalaikan kita untuk bersujud serta beramal saleh.

Dari Ubay kalau Nabi ajukan pertanyaan padanya, ayat apa yang paling agung dalam Kitabullah, Ubay menjawab, Allah serta Rasul-Nya lebih tahu. Lantas Nabi mengulang-ulang pertanyaan Ubay hingga Ubay berkata Ayat Kursi? Nabi Besabda : Mudah-mudahan pengetahuan datang dengan gampang padamu Wahai Abul Mundzir. Serta untuk zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sebenarnya ayat itu mempunyai lisan serta dua bibir yang dengannya ia menyucikan Alah diatas Arsy.

Didalam Alquran dijelaskan kalau singgasana Allah berada di atas air. Ayat Kursi seperti digambarkan hdist ini mempunyai lisan serta bibir yang selalu bertasbih diatas Arsy.

Dari Abu Hurairah RA berkata, Rasulullah SAW memberikan tugas saya melindungi harta zakat Ramadan. Lalu ada orang yang datang mengambil makanan. Tetapi saya merebutnya kembali. Lantas saya katakan, saya pastinya akan menyampaikan anda pada Rasulullah SAW. Lantas Abu Hurairah RA bercerita satu hadits sehubungan dengan problem ini. Setelah itu, orang yang datang padanya barusan berkata : bila anda akan berbaring diatas tempat tidurmu, bacalah Ayat Kursi. Karna dengannya anda senantiasa dijaga oleh Allah Ta’ala serta setan akan tidak mendekatimu hingga mati. Jadi Nabi SAW bersabda, benar apa yang dikatakannya walau sebenarnya dia itu pendusta.

Maksud hadits ini, ada seorang yang mengambil makanan dari harta zakat, padajal dia yaitu setan. Ditangkaplah dia oleh Abu Hurairah. Abu Hurairah berkata, saya juga akan laporkan engkau pada Rasulullah SAW. Dalam kisah beda, orang itu berkata janganlah, saya kasi anda satu pengetahuan. Lantas Abu Hurairah ajukan pertanyaan, apa ilmunya? Bila anda sebelumnya tidur baca Ayat Kursi jadi setan akan tidak mendekatimu hingga pagi.

Pertama, bocoran dari setan itu benar. Karna Rasulullah yang menyebutkan benar. Jadi apa yang dari setan itu benar, cuma bisa dibenarkan bila dibenarkan oleh Rasulullah. Bila yang membetulkan itu orang umum, janganlah diakui. Berarti, diluar masalah ini janganlah nekad mencari info dari setan, atau yakin dari omongan gaib dari orang kerasutan. Bila ada dukun, paranormal, lantas menyebut roh spesifik serta ajukan pertanyaan suatu hal, janganlah diakui. Dalam kenyataan saat ini, banyak orang yang datang ke gunung atau ke tempat spesifik lantas memohon suatu hal. Mungkin saja saja dia di beri info namun info yang di terima bercampur aduk pada kebenaran serta kebatilan.

Ke-2, disebutkan kalau setan itu pendusta. Orang yang berdialog dengan jin bermakna dia bicara dengan pendusta. Umumnya bila ada ibu-ibu kehilangan perhiasan atau apa sajakah, di situlah kesesatan masuk. Dapat tidak ajukan pertanyaan ke kiyai? Wah, kiyai mana yang dapat tunjukkan tempat beberapa barang yang hilang? Atau sakit keras mendekati kematian, umumnya orang berinisiatif mencari alternatif. Namun alternatifnya yaitu ajukan pertanyaan atau memohon panduan pada dukun. Celakanya, dukun yang didatangi bertandingk seperti kiyai. Disebutlah beragam jenis bunga serta pasien memohon menulis sekitaran 14 type bunga. Benar-benar di cari. Ada bunga yang ada cuma di Banten, Cirebon, serta yang lain. Orang bila telah kepepet benar di cari. Lantas bunga itu di rebus serta diminum berhari-hari. Akhirnya apa? Si pasien kembung. Bukannya pulih, jadi menghadirkan penyakit baru hingga mesti mencari obatnya sekali lagi.

Daya yang mengusir setan atau jin itu yaitu keikhlasan karna Allah SWT serta kepercayaan pada Allah. Apa bedanya tempat tinggal serta kuburan? Yakni karna tidak dibacakan Surat Al-Baqarah di dalamnya. Bila terasa terganggu oleh makhluk beda dirumah, bacakan Surat Al-Baqarah, bacakan Ayat Kursi, serta ayat-ayat yang lain. Bila dirumah itu dibacakan Al-Qur’an, percayalah kalau setan atau bangsa jin tidak sukai tinggal dengan orang yang senantiasa membaca Al-Qur’an. Janganlah cuma memercayakan ustadz untuk merukyah, karna bila ustadznya pergi, setan atau jinnya masih tetap dapat kembali. Yang dapat mengusir jin dari tempat tinggal itu yaitu penghuninya. Dasarnya, perbaiki tauhid, percayalah kalau setan akan tidak mengganggu kita.

Kenalilah, yang namanya jin penunggu, akan tidak merasuki tuan-rumah. Dimana saja kita tinggal, tidak tutup peluang bangsa jin juga ada di situ. Namun kita tidak memandangnya, tetapi mereka dapat lihat kita. Maka dari itu Nabi SAW mengajarkan, janganlah sembarang menuai pohon di jalan. Janganlah buang air kecil asal-asalan karna mungkin saja itu jadi tempat tinggal dia. Rasulullah SAW menyarankan supaya kita senantiasa mengatakan salam. Assalamu ‘Alaikum, atau Assalamu Alainaa wa ‘alaa ‘Ibaadillahi shalihin. Dapat pula ditambah, Maa syaa Allah Laa quwwata illaa billahi al-Azhim.

Maka dari itu, katakan juga pada suami atau istri supaya tidak terserang sihir atau teluh seperti pelet cinta. Umpamanya, bila masuk kantor, masuk kamar, tempat tinggal, atau ruang katakan salam. Untuk orang yang beriman, Insya Allah akan tidak terserang pelet karna dia senantiasa berzikir, ikhlas dalam kerjakan suatu hal, serta selalu memohon perlindungan dari Allah SWT.

Bila masuk ke kamar anak-anak, bacakan di dalamnya Ayat Kursi. Supaya muamalah kita pada orang yang lain jadi bertambah baik, janganlah lupa mengeluarkan bebrapa pakaian yg tidak digunakan sekali lagi lantas berikan pada beberapa orang yang membutuhkannya. Tak perlu ditumpuk karna belum juga pasti adiknya kelak ingin menggunakannya. Dari pada disimpan penuhi almari yang nanti juga usang, tambah baik diberikan pada saat masih tetap dapat digunakan.

Dikisahkan, ada anak bisa warisan. Bapaknya umum bersedekah. Di kebunnya itu, ada hari spesial untuk beberapa orang miskin dengan bebas menelan kurma. Tiap-tiap panen, bapaknya itu senantiasa berinfak. Namun anaknya pelit. Sesudah ayahnya wafat, tak ada sekali lagi rutinitas berinfak. Saat beberapa orang miskin datang, dia menyebutkan rutinitas makan buah dengan bebas yaitu kebiasaan bapaknya, serta tak ada sekali lagi kebiasaan itu di jaman anaknya. Dia juga meremehkan anjuran saudaranya supaya tiap-tiap masuk ke kebun, baca Assalamu Alaikum, Maasyaa Allah Laa Quwwata illaa billahi Al-‘Azhim. Bila itu di baca, Insya Allah dijaga oleh Allah SWT. Allah tentu membentengi kita di samping tidak bisa pelit hingga melupakan hak-hak orang yang lain. Maka dari itu, bebrapa seringkali baca Ayat Kursi, salam, dan zikir atau bacaan yang di ajarkan.

Malam sebelumnya panen, dia mulai hitung-hitungan serta memikirkan keuntungan yang besar. Tetapi, esok harinya, kebunnya nyatanya ludes terbakar serta tidak bersisa. Jadi hadapi masalah, umpamanya usaha anak yang mulai tumbuh, usaha menantu yang telah mulai maju, agar sedikit masalah, ikutlah sunnah Nabi SAW.

Sesungguhnya, beberapa orang dulu juga paham bila ada bangsa jin yang hidup di bumi ini dengan manusia. Tetapi, mereka tidak mengamalkan Al-Qur’an serta Sunnah Nabi SAW. Mereka jadi memakai bahasanya sendiri, umpamanya permisi, atau membaca bacaan-bacaan yang berbahasa daerah, umpamanya, berbentuk mantra. Itu ajaran sesat di masa kemarin. Dalam dunia mistik serta supranatural, memanglah sesuai sama itu.

Walau sebenarnya, Rasulullah telah mengajarkan dengan syar’i. Islam tidak mengajarkan kita memohon izin pada mereka namun memohon perlindungan Allah SWT, memohon pertolongan, serta Allah yang juga akan menyelamatkan kita atas kehendak-Nya. Insya Allah tempat tinggal kita dilindungi. Demikian halnya dengan Ayat Kursi, dibacakan dimana saja. Di ruangan tamu, di dapur, di gudang, di kamar, serta yang lain. Cuma satu tempat dilarang di baca di dalamnya ayat-ayat Allah yakni di toilet. Kapan dibacanya? Ya, setiap saat.

Janganlah lupa juga baca zikir atau doa-doa beda, seperti waktu gunakan pakaian, bercermin, duduk, makan, minum, masuk toilet. Minimum membaca Bismillahir Rahmanir Rahim. Semuanya bacaan yang disarankan oleh Nabi miliki dimensi yang begitu bagus. Mengapa beberapa orang malas berdoa atau baca Ayat Kursi? Mengapa Ayat Kursi dibacakan cuma untuk megusir setan? Karna umumnya orang tidak paham arti serta esensi doa, zikir, serta Ayat Kursi. Walau sebenarnya bila tahu arti dari kandungannya, Subhanallah, hidup kita Insya Allah bahagia serta tenteram.

Bacaan Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunah Nabi Lengkap Arab Latin Disertai Artinya

Bacaan Sholat Dhuha serta Doa Sholat Dhuha Dan Artinya
Bacaan sholat dhuha nyaris sama juga dengan bacaan sholat sunat yang lain. Cuma bacaan kemauan, surat pendek yang di baca dan doa sesudah sholat yang agak berlainan. Sesaat bacaan serta pergerakan sholat biasanya sama juga.

Bacaan kemauan sholat dhuha

اُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكعَتَينِ مُستَقبِلَ القِبلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatad dhuhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta'aala.
Saya kemauan lakukan shalat sunat dhuha 2 rakaat, sembari menghadap qiblat, sekarang ini, karna Allah ta'ala.

Surat pendek yang dibaca
Surat pendek yang di baca sesudah membaca surat Al Fatihah yaitu surat Asy Syamsi pada rakaat pertama serta surat Ad Dhuha pada rakaat ke dua (pendapat Imam Jalal Suyuthi dalam Hawsyil Khothiib). Pendapat beda yang sama kuatnya yaitu membaca surat Al Kafirun pada rakaat pertama serta surat al Ikhlash pada rakaat ke dua (pendapat Ibnu Hajar serta Imam Ramli). Beberapa ulama setuju menyarankan untuk menyatukan dua pendapat itu dengan membaca surat Asy Syamsi pada rakaat pertama serta Al Kafirun pada rakaat ke-2, pada 2 rakaat pertama. Setelah itu pada 2 rakaat setelah itu, membaca ad Dhuha pada rakaat pertama serta al Ikhlash pada rakaat ke dua. Untuk rakaat-rakaat setelah itu, membaca surat al Kafirun pada rakaat pertama serta al Ikhlash pada rakaat ke dua.

Doa sesudah sholat dhuha

 اَللّهُمَّ اِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاءُكَ وَالبَهَاءَ بَهَائُكَ وَالجَمَالَ جَمَالُكَ وَالقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالقُدرَةَ قُدرَتُكَ وَالعِصمَةَ عِصمَتُكَ اَللّهُمَّ اِن كَانَ رِزقِى فِى السَّمَاءِ فَاَنزِلهُ وَاِن كَانَ فِى الاَرضِ فَاَخرِجهُ وَاِن كَانَ مُعَسِّرًا فَيَسِّرهُ وَاِن كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرهُ وَاِن كَانَ بَعِيدًا فَقَرِّبهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدرَتِكَ اَتِنِى مَااَتَيتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِينَ


ALLAAHUMMA INNADH DHUHAA-A DHUHAA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL 'ISHMATA 'ISHMATUKA. ALLAAHUMA INKAANA RIZQII FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASSARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DUHAA-IKA WA BAHAA-IKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINII MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN.

“Wahai Tuhanku, sebenarnya saat dhuha yaitu saat dhuha-Mu, keagungan yaitu keagungan-Mu, keindahan yaitu keindahan-Mu, kemampuan yaitu kemampuan-Mu, penjagaan yaitu penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, jika rejekiku ada diatas langit jadi turunkanlah, jika ada didalam bumi, jadi keluarkanlah, jika sulit mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan pada hamba-hambaMu yang soleh. ”

Padhilah Bacaan Asmaul Husna Teks Arab Latin Lengkap Dengan Artinya

Bacaan 99 Asmaul Husna Tulisan Teks Latin Serta Artinya
Ditulis pada Desember 20, 2017
Asmaul Husna yaitu nama – nama baik Allah SWT. Arti kata Asmaul Husna sendiri yakni ‘nama-nama yang baik’. Lebih dari itu, Asmaul Husna ini mengacu pada sebagian nama, sebutan, gelar, hingga beberapa karakter Allah SWT, yang mana sebagian nama itu begitu indah dan baik. Makna Asmaul Husna ini pertama kalinya dikenalkan oleh Allah lewat firman-Nya dalam ayat yang bermakna ;

“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang mempunyai hak disembah) namun Dia. Dia mempunyai asmaa’ul husna (sebagian nama yang baik) ” (Q. S. Thaha : 8).

Diterangkan juga dalam kitab Bulughul Maram, satu hadits yang diriwayatkan oleh sahabat Abu Huroiroh Radhiyallau ‘anhu, bila Rasululllah pernah bersabda ;

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « إِنَّ لِلَّهِ تِس�’عَةً وَتِس�’عِينَ اس�’مَا مِائَةً إِلاَّ وَاحِدًا مَن�’ أَح�’صَاهَا دَخَلَ ال�’جَنَّةَ »

Sesungguhnya Rasulullah ` berkata : “Sesungguhnya miliki Allah 99 nama, siapapun yang mengahshoi nya jadi pasti masuk surga”. HR. Bukhory no. 2736, 7392, Muslim no. 6989.

Sudah banyak ulama yang menafsirkan dan membahas asmaul husna ini. Banyak penafsiran yang mengakibatkan perbedaan pendapat, tidak tahu dari bagian arti, makna dan penafsiran akan Asmaul Husna itu. Perbedaan ini tidak jadi masalah selama kita tidak musyrik saat menyebutkan atau mempergunakan asma-asma Allah.

Bukan hanya berjalan perbedaan arti, namun mengenai jumlah nama Asmaul Husna banyak juga yang memiliki pendapat yang berbeda. Ada yang menyimpulkan bila jumlah Asmaul Husna ini ada 99, 100, 200, 1. 000, bahkan 4. 000. Beruntungnya hal seperti ini tidak mengakibatkan pembicaraan, dan mereka semua yakini bila Allah yakni dzat yang butuh diimani.

Dengan harfiah, Asmaul Husna ini berarti sebutan, nama – nama, dan gelar Allah yang indah, agung dan baik yang sama seperti sifat-sifat-Nya. Asma-asma Allah yang mulia lagi agung ini jadi satu kesatuan dalam merangkum semuanya kehebatan dan kebesaran Allah SWT. Ma Syaa Allah.

Sebagian ulama sepakat bila satu kebenaran yaitu satu ketekunan akan kebenaran yang lain. Karena itu seorang muslim akan jauhi menulis “Allah adalah…. ”, sebab Allah tidak dapat disetarakan dengan apapun. Allah harus kita kenali dengan hati, lewat firman-firman-Nya.

Apa yang akan dibicarakan peluang ini terbatas pada kemampuan akal kita. Dan semua kata yang merujuk pada Allah harus dipahami bila tidak ada sesuatupun yang menyerupai-Nya.

Hal seperti ini searah dengan apa yang telah Allah terangkan dalam surat al – Ikhlas, dimana Allah tidak dapat atau tidak dapat dimiripkan atau diibaratkan dengan satu hal yang lain.

“Katakanlah : “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah yakni Tuhan yang bergantung kepada-Nya semuanya satu hal. Dia tak ada beranak dan tak ada juga diperanakkan, dan tidak ada seorang juga yang sama juga dengan Dia”. (Al-Ikhlas 112 : 1-4)

Sebagian ulama juga menyebutkan bila “Allah” yaitu satu nama yang ditujukan pada Dzat yang pasti bernama. Semuanya kebenaran mutlak ada pada Allah.

Allah yang memiliki Maha Kuasa, dan Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Karakter – karakter Allah ini disebut dengan Asmaul Husna, yakni nama, galar atau sebutan yang baik.

Berdoa Dengan Asmaul Husna

Selalu usahakan untuk membaca semua asma – asma Allah. Atau apabila tidak begitu mungkin saja cukup baca beberapa darinya. Sebab, umat Islam telah dianjurkan untuk selalu berdo’a pada Allah, salah nya adalah dengan melafadzkan Asmaul Husna.

Ada dua hikmah yang akan kita dapatkan saat mengamalkan asma – asma Allah ini. Yakni saat kita membacanya akan dinilai jadi melaksanakan ibadah, dan waktu kita berdoa’a dengan melafadzkannya, ini dinilai jadi melaksanakan ibadah.

Demikian pahala yang akan kita peroleh waktu menyebutkan do’a sembari membaca Asmaul Husna. Terlebih bila do’a itu Allah kabulkan, pastinya akan menjadi tambah rasa haru dan bahagia kita.

Allah telah berfirman yang bermakna : Dialah Allah yang Buat, yang Buat, yang buat Rupa, yang mempunyai Asmaul Husna. Bertasbih kepadanya apa yang di langit dan bumi. dan Dialah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. Al – Hasyr : 24)

Dzikir dengan Asmaul Husna

Bukan hanya dianjurkan untuk membacanya waktu berdo’a, tapi kita bisa pula melafadzkan Asmaul Husna jadi dzikir. Namun apabila ada di pada kita yang belum hafal ke-99 nama Allah ini, kita dapat membaca buku atau al-Qur’an yang diisi sebagian nama Allah.

Berdzikirlah sebanyak-banyaknya dengan hati yang khusyuk, fikirkan arti dan hayati bermakna agar menjadi tambah keimanan dan kedekatan kita dengan Sang Maha.

Dengan terdapatnya banyak berdzikir, hati akan terasa tenang, tentram dan damai. Kecuali buat kita semakin dekat dengan Allah, kita juga akan peroleh pahala.

Buka Pintu Rezeki

Asmaul Husna bisa pula menjadikan jadi penghubung dalam buka pintu rezeki. Jangan sampai lupa untuk selalu berdo’a dan menghayati masing-masing maknanya. Hal seperti ini sama seperti anjuran dimana kita harus berdo’a dengan membaca Asmaul Husna yang diterangkan dalam QS. al – A’raf : 80.

“Hanya miliki Allah Asma-Ul Husna, jadi berdoalah kepadaNya dengan menyebutkan Asma-Ul Husna, dan tinggalkan sebagian orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebutkan) sebagian nama–Nya. Nantinya mereka akan peroleh balasan pada apa yang telah mereka kerjakan”.

Kemuliaan Asmaul Husna ini akan berikan hikmah pada yang rajin membacanya, berupa rasa untuk selalu dekat dan bertumpu pada Allah, jadi hamba yang taat pada perintah-Nya dan menjauhi semuanya apa-apa yang dilarang-Nya.

Hal seperti ini disabdakan oleh Rasulullah Saw : “Allah mempunyai 99 nama. Siapapun yang berdoa dengannya tentu Allah akan mengabulkan do’anya. (HR Imam Abu Nu’aim dan Imam Ibnu Mardawaih”. Ini jadi bukti bila nama – nama Allah yang indah ini mungkin saja do’a yang menarik.

Asmaul Husna Jadi Nutrisi Otak
jadi Nutrisi Otak
Betul-betul Maha Besar Allah dengan semuanya firman-Nya. Asmaul Husna tidak cuma nama – nama Allah yang indah lagi baik. Asmaul Husna bisa pula menjadikan jadi nutrisi untuk otak kanan dan kiri.

Dalam buku karangan Rizem Aizid yang berjudul “Asmaul Husna untuk Nutrisi Otak dan Kiri’ juga diterangkan demikian luar biasanya Asmaul Husna untuk mendukung pemenuhan nutrisi otak.

Asmaul Husna dapat menstimulus IQ dan EQ bila kita membacanya terus menerus. Memang, tidak semua Asmaul Husna memiliki peranan akan hal seperti ini.

Hanya 72 Asmaul Husna yang dapat membantu menyeimbangkan otak kanan dan kiri. Salah nya ialah Ya Rahman, Ya Rahim, Ya Malik.
Asmaul Husna Arab Latin dan Artinya
No Nama Indonesia Arab
Allah Allah الله
1 Ar Rahman Allah Yang Maha Pengasih الرحمن
2 Ar Rahiim Allah Yang Maha Penyayang الرحيم
3 Al Malik Allah Yang Maha Merajai (bisa di artikanRaja dari semua Raja) الملك
4 Al Quddus Allah Yang Maha Suci القدوس
5 As Salaam Allah Yang Maha Beri Kesejahteraan السلام
6 Al Mu`min Allah Yang Maha Beri Keamanan المؤمن
7 Al Muhaimin Allah Yang Maha Mengatur المهيمن
8 Al `Aziiz Allah Yang Maha Perkasa العزيز
9 Al Jabbar Allah Yang Memiliki Mutlak Kegagahan الجبار
10 Al Mutakabbir Allah Yang Maha Megah, Yang MemilikiKebesaran المتكبر
11 Al Khaliq Allah Yang Maha Pencipta الخالق
12 Al Baari` Allah Yang Maha Melepas (Buat, Buat, Menyeimbangkan) البارئ
13 Al Mushawwir Allah Yang Maha Buat Rupa (makhluknya) المصور
14 Al Ghaffaar Allah Yang Maha Pengampun الغفار
15 Al Qahhaar Allah Yang Maha Menundukkan/Menaklukkan Semuanya Satu hal القهار
16 Al Wahhaab Allah Yang Maha Pemberi Karunia الوهاب
17 Ar Razzaaq Allah Yang Maha Pemberi Rezeki الرزاق
18 Al Fattaah Allah Yang Maha Pembuka Rahmat الفتاح
19 Al `Aliim Allah Yang Maha Kenali (MemilikiIlmu) العليم
20 Al Qaabidh Allah Yang Maha Menyempitkan (makhluknya) القابض
21 Al Baasith Allah Yang Maha Melapangkan (makhluknya) الباسط
22 Al Khaafidh Allah Yang Maha Merendahkan (makhluknya) الخافض
23 Ar Raafi` Allah Yang Maha Meninggikan (makhluknya) الرافع
24 Al Mu`izz Allah Yang Maha Memuliakan (makhluknya) المعز
25 Al Mudzil Allah Yang Maha Menghinakan (makhluknya) المذل
26 Al Samii` Allah Yang Maha Mendengar السميع
27 Al Bashiir Allah Yang Maha Saksikan البصير
28 Al Hakam Allah Yang Maha Memutuskan الحكم
29 Al `Adl Allah Yang Maha Adil العدل
30 Al Lathiif Allah Yang Maha Lembut اللطيف
31 Al Khabiir Allah Yang Maha Ketahui الخبير
32 Al Haliim Allah Yang Maha Penyantun الحليم
33 Al `Azhiim Allah Yang Maha Agung العظيم
34 Al Ghafuur Allah Yang Maha Beri Pengampunan الغفور
35 As Syakuur Allah Yang Maha Pembalas Budi (Menghormati) الشكور
36 Al `Aliy Allah Yang Maha Tinggi العلى
37 Al Kabiir Allah Yang Maha Besar الكبير
38 Al Hafizh Allah Yang Maha Memelihara الحفيظ
39 Al Muqiit Allah Yang Maha Pemberi Kecukupan المقيت
40 Al Hasiib Allah Yang Maha Buat Perhitungan الحسيب
41 Al Jaliil Allah Yang Maha Mulia الجليل
42 Al Kariim Allah Yang Maha Pemurah الكريم
43 Ar Raqiib Allah Yang Maha Mengawasi الرقيب
44 Al Mujiib Allah Yang Maha Mengabulkan المجيب
45 Al Waasi` Allah Yang Maha Luas الواسع
46 Al Hakim Allah Yang Maha Bijaksana الحكيم
47 Al Waduud Allah Yang Maha Mengasihi الودود
48 Al Majiid Allah Yang Maha Mulia المجيد
49 Al Baa`its Allah Yang Maha Menghidupkan الباعث
50 As Syahiid Allah Yang Maha Lihat الشهيد
51 Al Haqq Allah Yang Maha Benar الحق
52 Al Wakiil Allah Yang Maha Memelihara الوكيل
53 Al Qawiyyu Allah Yang Maha Kuat القوى
54 Al Matiin Allah Yang Maha Kuat المتين
55 Al Waliyy Allah Yang Maha Buat perlindungan الولى
56 Al Hamiid Allah Yang Maha Terpuji الحميد
57 Al Muhshii Allah Yang Maha Mengalkulasi (Mengkalkulasi Semuanya Satu hal) المحصى
58 Al Mubdi` Allah Yang Maha Mulai المبدئ
59 Al Mu`iid Allah Yang Maha MengembalikanKehidupan المعيد
60 Al Muhyii Allah Yang Maha Menghidupkan المحيى
61 Al Mumiitu Allah Yang Maha Mematikan المميت
62 Al Hayyu Allah Yang Maha Hidup الحي
63 Al Qayyuum Allah Yang Maha Mandiri القيوم
64 Al Waajid Allah Yang Maha Penemu الواجد
65 Al Maajid Allah Yang Maha Mulia الماجد
66 Al Wahid Allah Yang Maha Tunggal الواحد
67 Al Ahad Allah Yang Maha Esa الاحد
68 As Shamad Allah Yang Maha Dibutuhkan, TempatMeminta الصمد
69 Al Qaadir Allah Yang Maha Meyakinkan, MahaMenyeimbangkan القادر
70 Al Muqtadir Allah Yang Maha Berkuasa المقتدر
71 Al Muqaddim Allah Yang Maha Mengutamakan المقدم
72 Al Mu`akkhir Allah Yang Maha Mengakhirkan المؤخر
73 Al Awwal Allah Yang Maha Awal الأول
74 Al Aakhir Allah Yang Maha Akhir الأخر
75 Az Zhaahir Allah Yang Maha Riil الظاهر
76 Al Baathin Allah Yang Maha Ghaib الباطن
77 Al Waali Allah Yang Maha Memerintah الوالي
78 Al Muta`aalii Allah Yang Maha Tinggi المتعالي
79 Al Barru Allah Yang Maha Penderma (MahaPemberi Kebajikan) البر
80 At Tawwaab Allah Yang Maha Penerima Tobat التواب
81 Al Muntaqim Allah Yang Maha Pemberi Balasan المنتقم
82 Al Afuww Allah Yang Maha Pemaaf العفو
83 Ar Ra`uuf Allah Yang Maha Pengasuh الرؤوف
84 Malikul Mulk Allah Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta) مالك الملك
85 Dzul Jalaali WalIkraam Allah Yang Maha Yang mempunyai Kebesaran danKemuliaan ذو الجلال و الإكرام
86 Al Muqsith Allah Yang Maha Pemberi Keadilan المقسط
87 Al Jamii` Allah Yang Maha Menjadikan satu الجامع
88 Al Ghaniyy Allah Yang Maha Kaya الغنى
89 Al Mughnii Allah Yang Maha Pemberi Kekayaan المغنى
90 Al Maani Allah Yang Maha Menghindar المانع
91 Ad Dhaar Allah Yang Maha Penimpa Kemudharatan الضار
92 An Nafii` Allah Yang Maha Beri Manfaat النافع
93 An Nuur Allah Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Beri Cahaya) النور
94 Al Haadii Allah Yang Maha Pemberi Tips الهادئ
95 Al Badii’ Allah Yang Maha Pencipta Yang TiadaBandingannya البديع
96 Al Baaqii Allah Yang Maha Kekal الباقي
97 Al Waarits Allah Yang Maha Pewaris الوارث
98 Ar Rasyiid Allah Yang Maha Pandai الرشيد
99 As Shabuur Allah Yang Maha Sabar الصبور

Bacaan Sholat Wajib Disertai Tatacara Pelaksanaan Lengkap Araba Dan Latinnya


Niat Shalat Lima Waktu
Niat shalat subuh Ushalli fardhas shubhi rak'ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muuman/imaaman) lillahi ta'aalaa
Niat shalat zhuhur Ushalli fardhazh zhuhri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
Niat shalat ashar Ushalli fardhal 'ashri arba'a rakaatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
Niat shalat magrib Ushalli fardhal maghribi tsalaatsa raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillaahi ta'aalaa
Niat shalat ìsya Ushalli fardhal isyaa-i arba'a raka'aatim mustaqbilal qiblati adaa-an (ma'muman/imaman) lillahi ta'aalaa

Pergerakan Berdiri Tegak untuk Salat, Berdiri tegak pada salat fardu hukumnya harus. Berdiri tegak adalah satu diantara rukun salat. Sikap ini dikerjakan mulai sejak sebelumnya takbiratul ihram. Langkah mengerjakannya yaitu seperti berikut.
Tempat tubuh mesti tegak lurus serta tidak membungkuk, terkecuali bila sakit.
Tangan rapat di samping tubuh.
Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bahu.
Semuanya ujung jari kaki menghadap kiblat.
Pandangan lurus ke tempat sujud.
Tempat tubuh menghadap kiblat. Walau demikian, bila tidak ketahui arah kiblat, bisa menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetaplah punya niat menghadap kiblat.
Pergerakan Mengangkat Ke-2 Tangan. terdapat beberapa info mengenai langkah mengangkat tangan. Menurut umumnya ulama langkahnya yaitu seperti berikut.

Telapak tangan sejajar dengan bahu.
Ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga.
Ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga.
Jari-jari direnggangkan.
Telapak tangan menghadap ke arah kiblat, bukanlah menghadap ke atas atau ke samping.
Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah untuk lelaki). Untuk wanita ada yang menyunahkan merapatkannya pada ketiak. Tetapi, bisa juga merenggangkannya.
Berbarengan dengan mengatakan kalimat takbir.
Catatan : Mengangkat tangan saat salat ada pada empat tempat, yakni waktu takbiratulihram, waktu akan rukuk, waktu iktidal (bangun dari rukuk), serta waktu bangun dari rakaat ke-2 (usai tasyahud awal) untuk berdiri melanjutkan rakaat ke-3.
Pergerakan Sedekap dalam Salat. Sedekap dikerjakan setelah mengangkat tangan takbiratulihram. Mengenai langkahnya yaitu seperti berikut.

Telapak tangan kanan ditempatkan diatas pergelangan tangan kiri, tidak digenggamkan.
Menempatkan tangan bisa di dada. Bisa juga menempatkannya diatas pusar. Bisa juga menempatkannya dibawah pusar.
Saat bersedekap, doa yang pertama di baca yaitu doa iftitah. Sesudah usai iftitah, lalu membaca surat Al Fatihah. Setelah membaca surat Al Fatihah, lalu membaca surat pendek seperti Al Ikhlas, Al ‘Asr, serta An Nasr.
Mengenai Bacaan Sholat adalah seperti berikut ini :
DOA IFTITAH
ALLAAHU AKBARU KABIIRAA WAL HAMDU LILLAAHI KATSIIRAA WASUBHAANALLAAHI BUKRATAW WAASHIILAA.
Allah Maha Besar, Maha Prima Kebesaran-Nya. Semua Puji Untuk Allah, Pujian Yang Sebanyak-Banyaknya. Serta Maha Suci Allah Selama Pagi Serta Petang.
INNII WAJJAHTU WAJHIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAM MUSLIMAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIIN.
Kuhadapkan Wajahku Pada Zat Yang Sudah Membuat Langit Serta Bumi Dengan Penuh Ketulusan Serta Kepasrahan Serta Saya Tidaklah Termasuk juga Orang-Orang Yang Musyrik.
INNA SHALAATII WANUSUKII WAMAHYAAYA WAMAMAATII LILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN.
Sebenarnya Sahalatku, Ibadahku, Hidupku Serta Matiku Semua Untuk Allah, Penguasa Alam Semesta.
LAA SYARIIKA LAHUU WA BIDZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIIN.
Tidak Ada Sekutu Bagi-Nya Serta Dengan Sekianlah Saya Diperintahkan Serta Saya Termasuk juga Orang-Orang Islam.
AL-FATIHAH
BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM.
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Sekali lagi Maha Penyayang.
AL HAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Semua Puji Untuk Allah, Tuhan Semesta Alam.
ARRAHMAANIR RAHIIM.
Yang Maha Pengasih Sekali lagi Maha Penyayang.
MAALIKIYAUMIDDIIN.
Penguasa Hari Pembalasan.
IYYAAKA NA’BUDU WAIYYAAKA NASTA’IINU.
Cuma Kepada-Mu lah Saya Menyembah Serta Cuma Kepada-Mu lah Saya Memohon Pertolongan.
IHDINASH SHIRAATHAL MUSTAQIIM.
Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus.
SHIRAATHAL LADZIINA AN’AMTA ‘ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUUBI ‘ALAIHIM WALADHDHAALLIIN. AAMIIN.
Yakni Jalannya Orang-Orang Yang Sudah Kau Beri Nikmat, Bukanlah Jalannya Orang-Orang Yang Kau Murkai Serta Bukanlah Juga Jalannya Orang-Orang Yang Sesat.
Lalu membaca Surah Surah pendek, misalnya :
SURAT AL MAUN


1) ARA’AITAL LADZI YUKADZIBU BID-DIN
2) FADZALIKAL LADZI YADU’UL YATIM
3) WALAI YAHUDDU’ALA TA’AMIL MISKIN
4) FA WAILUL LIL MURSALLIN
5) AL LADZINA HU’AN SALATIHIM SAHUN
6) AL LADZINA HUM YURA’UNA
7) WU YAMNA’UNAL MAUN
SURAT AL ASRI

1) WAL ASRI
2) INNAL INZANNA LAFI KUSRIN
3) ILLA LADZINNA AMMANU WAAMILUSA LIHATI
4) WA TAWA SOBIL HAQI
5) WA TAWA SOBI SOBR
SURAT AL FALAQ

1) QUL ‘AUDZU BII ROBBIL FALAQ
2) MIN SYARIMMA KHOLAQ
3) WA MIN SYARI QHOSIQIN IDZA WAQOB
4) WAMIN SYARI NAAFATATI FIL UQOD
5) WAMIN SYARI KHASIDDIN IDZA KHASAD
SURAT AL QURAISY

1) LI ILLA IFI QURAISYIN
2) ILLA FIHIM RIHLATASY SYITAI WAS SAIF
3) FAL YA’BUDU RABBA HADZAL BAIT
4) ALLADZI AT’AMAHUM MIN JU’IW WA AMMANAHUM MIN KAUF
SURAT AL FIL

1) ALAM TARA KAIFA FA’ALA RABBUKA BI’AS HABIL FIL
2) ALAM YAJ’AL KAIDAHUM FI TAD’LIL
3) WA ARSALA ‘ALAIHIM TAIRAN ABABIL
4) TARMIHIM BIHIJARATIM MIN SIJJIL
5) FA JA’ALAHUM KA’AS FIM MA’KUL
SURAT AL LAHAB

1) TABBAT YADZA ABI LAHABIW WADZAB
2) MA’AQNA ‘ANHU MALUHU WAMA KASAB
3) SA YASLANARON ZATA LAHAB
4) WAMRO ATUHU HAMMA LATAL HATAB
5) FIJIDIHA HABLUM MIM MASAD
SURAT AN NAS

1) QUL ‘A’UDZU BII ROBBINNAS
2) MALIKI NAAS
3) ILLAHI NAAS
4) MIN SYARI WAS WSAHIL QONAAS
5) ALLADZI YUKADZIBU FI ZUDZIRINNAAS
6) MINNAL JINNATI WA NAAS
SURAT AT TAKATSUR

1) AL HA KUMUT TAKATSUR
2) HATTA SUR TUMUL MAQHOBIR
3) KHALLA SAUFA TA’LAMUN
4) TZUMMA KHALLA SAUFA TA’LAMUN
5) KHALLA LAU TA’LAMUN ILMAL JAHIM
6) LA TARA WUNAL JAHIM
7) TZUMA LATARA WUNAHA ‘AINAL YAQIM
8) TZUMMA LATUS ALLUNA YAUMA IDZIN ‘ANIN NAIM
SURAT AL ZALZALAH

1) IDZA ZUL ZILLATIL ARDZU ZIL ZALAHA
2) WA AKHRO’ JATIL ARDZU ADZ KHOLAHA
3) WA KHALAL INZANU MALAHA
4) YAUMA IDZIN TUHADDZITSU ASSYITATAN LIYURA’U ‘AMALAHUM
5) FAMAN YA’MAL MITS QOLLA DHAROTIN QHAIRON YAROH
6) WAMAN YA’MAL MITS QOLLA DHAROTIN SYAIRON YAROH.
SURAT AN NASR

1) ALAM NASRAH LAKA SODROQ
2) WA MA DLAKNA ANKA WISROQ
3) ALLADZI ANKHO DZAL DHAHROQ
4) WA RAFA’NA LAKA DZIKROQ
5) FA INNA MA’AL USRI USRO
6) INNA MA’AL USRI USRO
7) FA IDZA FAROQTHA FANZOB
8) WA ILLA ROBBIKA FARQOB.
SURAT AL KAUTSAR

1) INNA ‘AKTOINNA KAL KAUTSAR
2) FA SHOLI LIROBBIKA WANKHAR
3) INNA SANNI’AKKA HUWAL AB’TAR
SURAT AL IKHLAS

1) QUL HUWALLAHU AHAD
2) ALLOHU SHOMAD
3) LAM YALID WALAM YULAD
4) WALAM YAKULAHU KHUFUAN AHAD
SURAT AL KAFIRUN

1) QUL YA AYYUHAL KAFIRUN
2) LA’AKBUDZU MATA’BUDZUN
3) WALA ANTUM ‘ABIDUN NAMA ‘ABUD
4) WALA ANNA ‘ABIDUN MA’ABADUN
5) WALA ANNA ‘ABIDUN NAMA ‘ABUD
6) LAUKM DINUKUM WAL YADIM
SURAT AL QODAR

1) INNA ANZALNAHU LAILATIL QODAR
2) WAMA ADROKA MA LAILATUL QODR
3) LAILATUL QODRI KHAIRUM MIN ALFI SYAHRI
4) TANAZZALUL MALA IKATU WARRUHU FIHA BI’IZNI RABBIHIM MIN KULLI AMRI
5) SALAMUN HIYA KHATAMAT LA’IL FAJR
Pergerakan Rukuk Dalam Sholat. Rukuk berarti membungkukkan tubuh. Mengenai langkah mengerjakannya yaitu seperti berikut.

Angkat tangan sembari mengatakan takbir. Langkahnya sama dengan takbiratulihram.
Turunkan tubuh ke tempat membungkuk.
Ke-2 tangan menggenggam lutut. Bukanlah menggenggam betis atau paha. Jari-jari tangan direnggangkan. Tempat tangan lurus, siku tidak ditekuk.
Punggung serta kepala sejajar. Punggung serta kepala dalam tempat mendatar. Tidaklah terlalu cenderung ke bawah. Tidak juga mendongah ke atas.
Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk.
Pinggang direnggangkan dari paha.
Pandangan lurus ke tempat sujud.
Setelah tempat ini mantap, lalu membaca satu diantara doa rukuk.
Mengenai bacaan Rukuk Jadi Tersebut :
R U K U’
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. – 3 x
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung Serta Dengan Memuji-Nya.
Pergerakan Iktidal dalam Sholat Iktidal yaitu bangkit dari rukuk. Tempat tubuh kembali tegak. Saat bangkit disunahkan mengangkat tangan seperti saat takbiratulihram. Berbarengan dengan itu membaca kalimat “sami’allahu liman hamidah”. Tubuh kembali tegak berdiri. Tangan rapat di samping tubuh. Ada pula yang kembali pada tempat bersedekap seperti saat membaca surat Al Fatihah. Ketidaksamaan ini berlangsung karna lain pemaknaan pada hadis dalilnya. Walau sebenarnya dalil yang dipakai sama. Tetapi, jumhur ulama setuju kalau waktu iktidal itu menaruh tangan rapat di samping tubuh.
Setelah tubuh mantap tegak berdiri, baru membaca satu diantara doa iktidal.
I’TIDAL
SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH.
Mudah-mudahan Allah Mendengar (Terima) Pujian Orang Yang Memuji-Nya (Serta Membalasnya).
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’US SAMAAWATI WA MIL ‘ULARDHI WA MIL ‘UMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
Wahai Tuhan Kami! Cuma Untuk-Mu lah Semua Puji, Sepenuh Langit Serta Bumi Serta Sepenuh Barang Yang Kau Kehendaki Selanjutnya.
Pergerakan Sujud dalam Sholat Sujud berarti tempelkan kening pada lantai. Menurut hadis kisah Jamaah, ada tujuh anggota tubuh yang menyentuh lantai saat sujud, yakni :

muka (kening serta hidung),
dua telapak tangan,
dua lutut, dan
dua ujung telapak kaki.
Langkah lakukan sujud yaitu seperti berikut.

Turunkan tubuh dari tempat iktidal, diawali dengan menekuk lutut sembari mengatakan takbir.
Tempatkan ke-2 lutut ke lantai.
Tempatkan ke-2 telapak tangan ke lantai.
Tempatkan kening serta hidung ke lantai.
Talapak tangan di buka, tidak dikepalkan. Walau demikian, jari-jarinya dirapatkan, serta ini hanya satu pergerakan dimana jari-jari tangan dirapatkan, sesaat dalam pergerakan yang lain jari-jari ini senantiasa direnggangkan.
Jari-jari tangan serta kaki semua menghadap ke arah kiblat. Ujung jari tangan letaknya sejajar dengan bahu.
Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah untuk lelaki). Untuk wanita ada yang menyunahkan merapatkannya pada ketiak. Tetapi, bisa juga merenggangkannya.
Renggangkan pinggang dari paha.
Tempat pantat lebih tinggi dari pada muka.
Sujud sebaiknya dikerjakan dengan tenang. Saat telah mantap sujudnya, bacalah satu diantara doa sujud.
Saat bangkit dari sujud untuk berdiri ke rakaat selanjutnya, disunahkan muka lebih dahulu dianggkat dari lantai, lalu tangan, serta disusul dengan mengangkat lutut sampai berdiri tegak.
Bacaa pada saat sujud :
SUJUD
SUBHAANA RABBIYAL A‘LAA WA BIHAMDIH. – 3 x
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi Serta Dengan Memuji-Nya.
Pergerakan Duduk pada Dua Sujud. Duduk pada sujud yaitu duduk iftirasy, yakni :

Bangkit dari sujud pertama sembari mengatakan takbir.
Telapak kaki kiri di buka serta diduduki.
Telapak kaki kanan tegak. Jari-jarinya menghadap ke arah kiblat.
Tubuh tegak lurus.
Siku ditekuk. Tangan sejajar dengan paha.
Telapak tangan di buka. Jari-jarinya direnggangkan serta menghadap ke arah kiblat.
Telapak tangan ditempatkan diatas paha. Ujung jari tangan sejajar dengan lutut.
Pandangan lurus ke tempat sujud.
Sesudah tempat tumakninah, baru lalu membaca satu diantara doa pada dua sujud.
Bacaannya Jadi Tersebut :
DUDUK DIANTARA DUA SUJUD
RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINII WA’FU ‘ANNII.
Ya Tuhanku! Ampunilah Saya, Kasihanilah Saya, Cukupkanlah (Kekurangan) -Ku, Angkatlah (Derajat) -Ku, Berilah Saya Rezki, Berilah Saya Panduan, Berilah Saya Kesehatan Serta Maafkanlah (Kekeliruan) -Ku.
Pergerakan Tasyahud (Tahiyat) Awal. Duduk Tasyahud Awal Duduk tasyahud awal yaitu duduk iftirasy, sama dengan duduk pada dua sujud. Ini pada salat yang lebih dari dua rakaat, yakni pada salat zuhur, asar, magrib, serta isya. Langkahnya yaitu seperti berikut.

Bangkit dari sujud ke-2 rakaat ke-2 sembari membaca takbir.
Telapak kaki kiri di buka serta diduduki.
Telapak kaki kanan tegak. Jari-jarinya menghadap ke arah kiblat.
Tubuh tegak lurus.
Siku ditekuk. Tangan sejajar dengan paha.
Telapak tangan di buka. Jari-jarinya direnggangkan serta menghadap ke arah kiblat.
Telapak tangan ditempatkan diatas paha. Ujung jari tangan sejajar dengan lutut.
Disunahkan berikan isyarat dengan telunjuk, yakni telapak tangan kanan digenggamkan. Lalu telunjuk diangkat (menunjuk). Dalam tempat ini lalu membaca doa tasyahud.
Bacaannya seperti berikut :
TASYAHUD AWAL
ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.
Semua Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Serta Kebaikan Yaitu Punya Allah.
ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
Mudah-mudahan Keselamatan, Rahmat Allah Serta Berkah-Nya (Tetaplah Tercurahkan) Atas Mu, Wahai Nabi.
ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
Mudah-mudahan Keselamatan (Tetaplah Terlimpahkan) Atas Kami Serta Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
Saya Bersaksi Kalau Tidak Ada Tuhan Terkecuali Allah. Serta Saya Bersaksi Kalau Muhammad Yaitu Utusan Allah.
ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Wahai Allah! Limpahkanlah Rahmat Pada Penghulu Kami, Nabi Muhammad!.

Pergerakan Tasyahud Akhir. Tasyahud akhir yaitu duduk tawaruk. Langkahnya yaitu.

Bangkit dari sujud ke-2, yakni pada rakaat paling akhir salat, sembari membaca takbir.
Telapak kaki kiri dimasukkan ke bawah kaki kanan. Jadi, panggul duduk menyentuh lantai.
Telapak kaki kanan tegak. Jari-jarinya menghadap ke arah kiblat.
Tubuh tegak lurus.
Siku ditekuk. Tangan sejajar dengan paha.
Telapak tangan di buka. Jari-jarinya direnggangkan serta menghadap ke arah kiblat.
Telapak tangan ditempatkan diatas paha. Ujung jari tangan sejajar dengan lutut.
Disunahkan berikan isyarat dengan telunjuk, yakni telapak tangan kanan digenggamkan. Lalu telunjuk diangkat (menunjuk). Dalam tempat ini lalu membaca doa tasyahud, selawat, serta doa sesudah tasyahud akhir.
Bacaannya seperti berikut :
TASYAHUD AKHIR
ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH.
Semua Kehormatan, Keberkahan, Rahmat Serta Kebaikan Yaitu Punya Allah.
ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
Mudah-mudahan Keselamatan, Rahmat Allah Serta Berkah-Nya (Tetaplah Tercurahkan) Atas Mu, Wahai Nabi.
ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
Mudah-mudahan Keselamatan (Tetaplah Terlimpahkan) Atas Kami Serta Atas Hamba-Hamba Allah Yang Saleh.
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
Saya Bersaksi Kalau Tidak Ada Tuhan Terkecuali Allah. Serta Saya Bersaksi Kalau Muhammad Yaitu Utusan Allah.
ALLAAHUMMA SHALLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD (tasyahud awal) WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Wahai Allah! Limpahkanlah Rahmat Pada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Serta Pada Keluarga Penghulu Kami Nabi Muhammad.
KAMAA SHALLAITAA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.
Seperti Sudah Engkau Limpahkan Rahmat Pada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Serta Pada Keluarganya.
WA BAARIK ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD.
Serta Limpahkanlah Barokah Pada Penghulu Kami, Nabi Muhammad Serta Pada Keluarganya.
KAMAA BAARAKTA ‘ALAA SAYYIDINAA IBRAAHIIM WA ‘ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAAHIIM.
Seperti Sudah Engkau Limpahkan Barokah Pada Penghulu Kami, Nabi Ibrahim Serta Pada Keluarganya.
FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIIDUMMAJIID. YAA MUQALLIBAL QULUUB. TSABBIT QALBII ‘ALAA DIINIK.
Benar-benar Di Alam Semesta Ini, Engkau Maha Terpuji Sekali lagi Maha Mulia. Wahai Zat Yang Menggerakkan Hati. Tetapkanlah Hatiku Pada Agama-Mu.
Pergerakan salam. Pergerakan salam yaitu menengok ke arah kanan serta kiri. Menengok dikerjakan hingga kurang lebih searah dengan bahu. Bila jadi imam dalam salat berjamaah, salam dikerjakan hingga tampak hidung oleh makmum. Menengok dikerjakan sembari membaca salam.
Mengenai bacaan salam seperti berikut :
salam ke arah kanan serta kiri seraya mengatakan : “ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH, ASSALAAMU ‘ALAIKUM WA RAHMATULLAH (Mudah-mudahan keselamatan serta rahmat Allah limpahkan padamu).

Bacaan Doa Qunut Sholat Subuh Nazilah Arab Latin Lengkap Dengan Artinya

Doa qunut yaitu satu kajian yang cukup menarik untuk di perjelas dengan detil supaya kebanyakan orang tahu serta memahami bagaimana kedudukan dari hukum doa qunut ini, hingga yang melakukan serta yg tidak kerjakan lebih tahu serta tidak sama-sama salahkan. Karna memanglah tidak dapat di pungkiri ada ketidaksamaan yang berlangsung dilakangan beberapa ulama dari 4 madzhab, buat orang yang tidak paham dasarnya sama-sama menyalahkan keduanya.

Kajian awal sebelumnya menyampaikan bagaimana tulisan komplit dari bacaan doa qunut subuh serta nazilah, lebih dahulu juga akan di bahas tentang hukum atau kedudukan qunut subuh menurut pendapat emat madzhab yang pertama dari imam syafi'i serta maliki menghukumi qunut subuh yaitu sunnah, bahkan juga satu diantara ulama besar dari kelompok syafi'i yakni imam nawawi menyampaikan kalau qunut subuh hukumnya yaitu sunnah muakan berarti begitu di sarankan serta jika ketinggalan jadi mesti kerjakan sujud sahwi.
Mengenai menurut pendapat dari kelompok mazhab Hanafi serta hambali menyampaikan kalau tak ada doa qunut pada sholat subuh, walau demikian walau mereka memiliki pendapat sesuai sama itu tetaplah menghormati pendapat yang memberi hukum sunnah, serta demikian halnya demikian sebaliknya. Lantas apa yang memicu imam syafi'i hingga dia percaya kalau qunut subuh sunnah yakni berdasar pada satu diantara hadits yang di riwayatkan oleh oleh Annas bin Malik Ra bunyi berarti yakni Rasulullah Saw selalu lakukan qunut pada shalat subuh hingga Beliau meninggalkan dunia.
Serta terkecuali satu diantara hadits yang di terangkan diatas menunjukkan dengan kuat kalau qunut subuh mesti di kerjakan dengan hukumnya sunnah. Walau demikian butuh di mengerti dengan baik, di karenakan hukum dari qunut sunnah jadi jika ketinggalan tidaklah sampai membatalkan sholat dalam makna tetaplah sah, walau demikian dalam mandzhab syafii karna termasuk juga pada sunnah mu'akad jadi jika ketinggalan harus lakukan sujud sahwi.

Tengah untuk tentang qunut nazilah jadi telah pasti begitu di sarankan serta hukumnya juga sunnah, walau demikian cuma di kerjakan saat ada musibah saja seperti dalam salah hadits ada juga yang menerangkan kalau baginda rasul saw sempat berqunut sepanjang sebulan penuh saat terbunuhnya beberapa teman dekat al-qurra. Diluar itu qunut nazilah berlainan dengan subuh, ketidaksamaannya di kerjakan tiap-tiap sholat harus.

Yang di maksud dengan terdapatnya musibah ini mencakup saat umat islam tengah ada pada kesusahan contoh di perangi oleh golongan kapir, teraniaya atau semacamnya. Serta bukan sekedar saat musibah itu tengah berlangsung di tempatnya saja walau demikian sunnah di kerjakan walau musibah itu tengah berlangsung di negara beda contoh palestina, rohingya myanmar serta beda sebagainya, bahkan juga tata langkah qunut nazilah ini sama juga dengan qunut subuh yakni di kerjakan sesudah ruku'.

Lantas adakah ketidaksamaan dari bacaan qunut subuh serta nazilah? sesungguhnya dari keduanya tak ada ketidaksamaan keduanya sama berisikan doa serta permintaan walau demikian umumnya pada qunut subuh sukai di lebih dengan doa spesial mohon keselamatan untu satu daerah atau suatu hal yang tengah berlangsung. Nah bila menginginkan ketahui bacaan komplit dari doa qunut, jadi dapat segera simak serta tekuni berikut ini dengan baik serta benar.
1. Doa Qunut Sholat Subuh
Sedang untuk bacaan qunut nazilah umumnya kebanyak kaum muslim indonesia membacakan doa yang berada di atas sama dengan subuh tetapi di berikan sebagian kalimat yang di khsuskan untuk keperluan serta kondisi. Tetapi jika memerlukan yang lebih komplit umpamanya untung qunut nazilah rohingya dapat memakai doa qunut berikut ini, tersebut kami catat dalam bhs arab dengan komplit.

2. Doa Qunut Nazilah
Ya Allah! Semua pujian cuma milik-Mu ; semua kesyukuran cuma milik-Mu ; serta cuma kepada-Mulah semua masalah juga akan kembali!

Ya Allah! Kami mohon pertolongan serta ampunan darimu, kami memuji-Mu serta kami tidak mengkufurimu, serta kami tinggalkan beberapa orang yang melakukan perbuatan fajir terhadap-Mu!

Ya Allah! Ampunilah kami, golongan mukminin serta mukminat, golongan muslimin serta muslimat. Satukanlah hati mereka, perbaikilah masalah diantara mereka, serta tolonglah mereka atas musuh-musuh-Mu serta musuh-musuh mereka!

Ya Allah! Kokohkanlah Islam serta golongan muslimin, hinakanlah kemusyrikan serta beberapa orang musyrik, binasakanlah musuh-musuh-Mu, musuh-musuh dien ini!

Ya Allah! Jadikanlah mereka bersengketa, serta goncangkanlah kemampuan beberapa langkah mereka, serta turunkanlah pada mereka beban yg tidak Engkau menghilangkan dari beberapa pendosa!

Ya Allah! Laknatlah beberapa orang kafir yang menghambat jalan-Mu, mendustakan rasul-rasul-Mu, serta membunuh wali-wali-Mu.

Ya Allah! Cuma kepada-Mu kami melaksanakan ibadah. Cuma kepada-Mu kami shalat serta sujud. Cuma untuk-Mulah kami berusaha serta berupaya. Kami sangat menginginkan rahmat-Mu. Kami takut pada adzabmu yang dahsyat. Sebenarnya adzab-Mu untuk beberapa orang kafir itu tentu berlangsung.

Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang terintimidasi serta terzalimi di Rohingya (Myanmar).

Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang terintimidasi serta terzalimi di Suriyah.

Ya Allah! Tolonglah saudara-saudara kami yang terintimidasi serta terzalimi di manapun mereka ada.

Ya Allah! Tolonglah mereka dengan pertolongan yang kuat. Ya Allah! Tolonglah mereka dengan pertolongan yang kuat. Ya Allah! Tolonglah mereka dengan pertolongan yang kuat.

Ya Allah! Tolonglah beberapa mujahid yang berjuang di jalan-Mu. Ya Allah! Tolonglah beberapa mujahid yang berjuang di jalan-Mu. Ya Allah! Tolonglah beberapa mujahid yang berjuang di jalan-Mu.

Ya Allah! Shalawat, salam, serta keberkahan mudah-mudahan selalu Engkau limpahkan pada hamba-Mu serta rasul-Mu, Muhammad serta semuanya sahabatnya

3. Doa Qunut Witir

Qunut Witir Pengerjaannya berlainan dengan ke-2 qunut diatas yakni cuma ada pada sepertengah akhir bln. ramadhan, ada yang menyebutkan mulai tanggal 15 ada juga yang memiliki pendapat mulai tanggal 16 ramadhan. Terkecuali bln. itu tak ada qunut witir sepengetahuan kami. Serta untuk bacaannya sendiri bolah sama juga dengan bacaan doa qunut sholat subuh diatas, jika sholat witirnya di berjamaahkan jadi cukup dibaca oleh imam tetapi bila munfarid jadi mesti di bacakan sendiri.

Untuk bacaan qunut pada makmum serta imam tata langkah yakni jika sholatnya di berjamaahkan jadi pekerjaan makmum cukup mengamininya saja, tetapi jika sholatnya sendiri jadi qunut mesti di bacakan sendiri. Supaya lebih memahami lebih jauh jadi silakan tekuni semuanya yang berkaitan dengan hukum bacaan doa qunut subuh nazilah pendek harus atau sunnah rumi imam mp3 witir berarti latin sesuai sama sunnah pada bembahasan beda.

Jadwal Sholat Atau Waktu Sholat Terlengkap 2018 Jakarta dan Seluruh Indonesia

Awal saat shalat dalam setahun senantiasa beralih. Untuk lokasi Indonesia, mulai sejak Agustus awal saat shalat ini makin maju (mendekat) serta menjangkau puncaknya pada Oktober (asar, maghrib, serta isya) sampai Nopember (dzuhur serta subuh). Contoh untuk Bandung, pada awal Agustus dzuhur diawali pada 11 : 59 WIB tengah dimuka Nopember kelak dzuhur diawali pada 11 : 36 WIB (maju 23 menit). Semoga dengan mengerti ini persiapan kita ke masjid (terlebih untuk shalat Jumat) tambah baik sekali lagi.

Bagaimana sich perubahan jadwal sholat dalam satu tahun?

Pada prinsipnya, jadwal saat shalat beralih karna ikuti perubahan gerak Matahari seperti terlihat dari Bumi (dimaksud gerak semu Matahari). Mungkin saja kita sempat melihat sendiri kalau Matahari tidak terbit serta tenggelam pada saat yang sama sehari-hari. Matahari juga tidak selamanya tiba di titik teratasnya di langit pada saat yang sama. Diluar itu, Matahari tidak selamanya terbit pas di timur serta tenggelam pas di barat. Perubahan gerak Matahari yang berefek pada perubahan panjang bayangan serta perubahan saat fajar serta senja berimplikasi pada perubahan jadwal saat shalat yang berpatokan pada beberapa efek barusan.

Kenapa gerak semu Matahari senantiasa beralih? Itu karena Bumi melingkari Matahari dalam trek yang lonjong hingga terkadang gerak Bumi lebih cepat serta terkadang lebih lambat. Bumi juga tidak melingkari Matahari dalam bagian yang berimpit dengan ekuator Bumi. Dengan kata beda sumbu perputaran Bumi tidak tegak lurus pada bagian Bumi melingkari Matahari. Fenomena lain bagian ini lah yang menyebabkan lokasi terbit serta tenggelam Matahari senantiasa beralih. Baca mengenai gerak semu Matahari disini.

Dengan astronomi bisa dihitung dengan begitu cermat dimana tempat Matahari setiap waktu serta demikian sebaliknya : kapan Matahari ada pada tempat spesifik atau kapan bayangan satu benda (oleh sinar Matahari) mempunyai panjang spesifik. Perhitungannya bisa dikerjakan satu tahun penuh serta dimudahkan dengan mengembangnya computer serta bhs pemrograman. Dengan menggunakan persyaratan tempat Matahari untuk awal saat shalat yang diputuskan oleh beberapa ulama, bisa di buat formula matematis perhitungan awal saat shalat. Pengetahuan ini lah yang dipakai untuk buat jadwal saat shalat dengan moderen (umumnya ditambahkan 1-2 menit untuk kehati-hatian). Hasil perhitungan sepanjang satu tahun bisa dipakai dengan berulang sampai saat yang begitu lama karna kedisiplinan gerak tahunan Bumi melingkari Matahari.

Sekarang ini telah banyak diperkembang piranti lunak penghitung saat shalat yang gampang dipakai. Satu yang saya merekomendasikan yaitu Accurate Times yang dapat didownload dengan bebas. Penampilan jadwal saat shalat program ini telah kita saksikan dimuka tulisan ini. Kita dapat juga buat programnya sendiri. Di bawah ini hasil program saya untuk lokasi Bandung serta sekelilingnya yang lalu saya plot untuk menghadirkan profil saat shalat dalam satu tahun. Program ini saya bikin dengan Matlab dari mulai perhitungan tempat Matahari sampai grafiknya. Perhitungannya menggunakan persyaratan ketinggian Matahari yang sama juga dengan yang dipakai oleh Kementrian Agama RI serta ikhtiat (untuk kehatian-hatian) 1-2 menit. Ingat, ini untuk Bandung serta sekelilingnya, lokasi beda juga akan berlainan saatnya (bentuk grafik juga akan berlainan untuk lintang yang berlainan walau bujur sama ; bentuk grafik sama (tetapi jamnya berlainan) untuk bujur yang berlainan walau lintang sama).